Hi everyone! After a
longggggg timeeeeee!!!! Akhirnya aku ngepost sesuatu di blog ini ehehehe. Aku bakalan
menjelaskan apa itu RAM, ROM, dan MEMORI CACHE.
Happy Reading!^^
PENJELASAN RAM
Ram atau
kepanjangannya adalah Random Access Memory, ialah sebuah hardware yang di
berada dalam komputer berfungsi untuk menyimpan data-data yang bersifat
sementara. Isi RAM dapat diakses secara acak atau
tidak tergantung pengaturan tata letaknya. Data di dalam RAM dapat hilang
ketika komputer dinon-aktifkan atau daya listrik ke Power Supply dicabut
dari perangkat.
Fungsi RAM
Seperti yang disebutkan pada pengertian RAM di
atas, fungsi RAM secara umum adalah untuk membaca dan menyimpan data. Berikut
penjelasannya :
1. Membaca Data
Semua data dan informasi yang
disimpan di dalam harddisk dapat dibuka dengan lebih cepat karena peran dari
RAm komputer.
Coba bandingkan kecepatan
loading membuka file atau program saat pertamakali diakses dengan saat file
atau program tersebut telah dibuka sebelumnya. Saat program atau file dibuka,
maka data dibaca dan disimpan dalam RAM sementara sehingga akan lebih cepat
dibuka kembali ketika komputer belum di-shutdown.
2. Penyimpanan Sementara
RAM juga dapat berfungsi
sebagai tempat penyimpanan data sementara saat program di dalam komputer sedang
dijalankan. Jadi, ketika kita mengerjakan sesuatu, misalnya membuat makalah,
maka komputer akan menyimpan data sementara.
Namun, data tersebut harus
disimpan secara permanen untuk mencegah terjadinya kerusakan atau kehilangan
karena hal-hal tak terduga. Misalnya listrik padam atau lonjakan arus listrik
yang tidak stabil.
Jenis-Jenis RAM
1. DRAM(Dynamic Random Access Memory)
Jenis RAM ini merupakan memori
semi konduktor yang memerlukan kapasitor sebagai tumpuan untuk menyegarkan data
yang ada di dalamnya. RAM ini memiliki kecepatan yang lebih tinggi dibanding
EDO RAM. Namun, lebih rendah dibandingkan SRAM.
DRAM menggunakan satu
transistor dan kapasitor per bit dalam strukturnya. Hal ini membuat RAM ini
memiliki kepadatan yang cukup tinggi. DRAM memiliki frekuensi kerja yang
bervariasi antara 4,7 Mhz hingga 40 Mhz.
2.
SDRAM (Sychronous
Dynamic Random Access Memory)
SDRAM menjadi RAM yang memiliki
kecepatan cukup tinggi dibanding jenis-jenis RAM lainnya yakni kecepatan sampai
100 - 133 Mhz. RAM ini banyak digunakan pada tahun 1996 hingga 2003 dan
merupakan jenis RAM yang memiliki 168 Pin saluran transfer data. Ciri-ciri RAM
ini terdapat dua celah dibagian kakinya. RAM ini akan diletakkan pada slot
DIMM/SDRAM di motherboard yang mampu menampung memori mulai 16 MB hingga 1GB.
3.
RDRAM (Rambus Dynamic
Random Access Memory)
Komponen ini diperkenalkan pada
tahun 1995 dengan kecepatan 600 Mbytes/sec. Pada tahun 1997, kecepatan RDRAM
meningkat hingga 700 MBps, dan tahun 1998 menjadi 1,6 GBps. Tak heran, RAM ini
awalnya dikembangkan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4 atau untuk
keperluan perangkat gaming. Slot memori untuk RDRAM ialah 184 pin.
4. SRAM (Static Random
Access Memory)
Jenis RAM komputer ini terbuat
dari semacam semi konduktor yang tidak memerlukan kapasitor dan tidak
memerlukan penyegaran secara berkala sehingga kinerja bisa lebih cepat. Hal ini
disebabkan komponen ini hanya menggunakan transistor tanpa kapasitor.
SRAM didesain menggunakan
desain cluster enam transistor untuk menyimpan setiap bit informasi. Sayangnya,
SRAM memiliki kekurangan yakni biaya produksinya yang mahal. Tak heran, RAM ini
hanya tersedia dalam kapasitas kecil dan digunakan untuk bagian yang
benar-benar penting. Chip ini sering digunakan untuk chace memori. Kecepatan
SRAM mampu mengimbangi kecepatan prosesor 500 MHz atau lebih.
5. EDORAM (Extended Data Out Random Access Memory)
RAM ini dikembangkan tahun 1995
dan memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data
dibandingkan dengan jenis-jenis RAM lain. Slot memori untuk EDORAM ialah 72
pin. Bentuk komponen ini lebih panjang daripada RAM SIMM. Tak heran RAM ini
sangat cocok dipasang pada semua komputer Pentium. Selain itu, komponen ini
juga cocok untuk dipasang pada komputer dengan bus mencapai 66 Mhz.
6. FPM DRAM (First Page Mode DRAM)
Jenis RAM ini merupakan bentuk
asli atau bentuk awal dari DRAM. Laju transfer maksimum untuk cache L2
mendekati 176 MB per detik. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16 MHz hingga 66
MHz dengan akses waktu hingga 50ns.
7. Flash RAM
Flash RAM merupakan jenis
memori berkapasitas rendah yang digunakan pada perangkat elektronika seperti
TV, VCR, hingga ponsel lama. Momori ini dipasang pada perangkat yang memerlukan
refresh dengan daya yang kecil.
8. VGRAM (Video Graphic Random Access Memory)
VGRAM biasanya digunakan untuk
menyimpan kandungan pixel bagi sebuah paparan grafik. Penggunaan chip ini akan
memberikan performa video yang baik dan mengurangi tekanan pada CPU.
9. DDR SDRAM (Double Date Rate SDRAM)
Jenis RAM ini menjadi salah
satu yang memiliki kecepatan sangat tinggi diantara jenis-jenis RAM. Tak heran,
RAM ini digunakan diberbagai perangkat saat ini. RAM ini mampu menjalankan dua
instruksi sekaligus dalam satuan waktu yang sama. Memori ini memiliki 184 pin.
RAM jenis ini juga mengonsumsi daya listrik yang lebih rendah.
Jenis-jenis RAM berikutnya
seperti DDR2 RAM hingga DDR3 RAM merupakan pengembangan dari DDR SDRAM. Kedua
jenis RAM ini digunakan dibanyak komputer saat ini karena lebih menghemat daya
dan lebih optimal dengan kecepatan tinggi. Untuk kapasitas memori jenis ini pun
cukup besar hingga 4 GB per chipnya.
10.
SO – DIMM (Small Outline Dual in-line Memory Module)
Memori ini merupakan jenis
memori yang digunakan pada perangkat notebook. Bentuk fisiknya cukup ringkas,
kira-kira setengah dari besaran DDR RAM sehingga lebih menghemat ruang. Jenis
memori ini biasanya mengikuti perkembangan RAM untuk komputer desktop.
PENJELASAN ROM
Sedangkan ROM atau
Read Only Memory adalah suatu hardware yang berada di dalam komputer yang
berupa chip memori. Rom ini bersifat permanen maksudnya menyimpan data secara
permanen tidak seperti RAM yang bersifat menyimpan data sementara maksudnya
bisa dihapus kapan saja.
Fungsi ROM
Fungsi ROM (Read Only
Memory) adalah sebagai media penyimpanan firmware, yaitu perangkat lunak atau
lebih sering disebut software, yang berhubungan dengan perangkat keras
(hardware). seperti ROM BIOS, dimana BIOS (Basic Input Output System) tersebut
dapat langsung di eksekusi secara cepat, tanpa harus menunggu untuk menyalakan
perangkat media penyimpanan lainnya lebih dulu seperti yang pada umumnya
terjadi pada alat penyimpanan lain. Walaupun memori ROM hanya dapat dibaca
saja, akan tetapi data pada memori ini dapat di tulis ulang.
Jenis – Jenis ROM
Karena sifatnya yang tidak
mudah berubah dan tidak mudah hilang seperti yang dijelaskan dalam pengertian
ROM (Read
Only Memory), maka sistem penyimpanan di ROM saat ini sering
dijadikan alternatif perusahaan untuk menyimpan dokumen rahasia atau dokumen
penting. Beberapa jenis ROM yang umum digunakan antara lain:
1. Stock ROM
Ini
merupakan jenis ROM yang merupakan bawaan dari sistem operasi (dalam bentuk
default) dan belum mendapatkan modifikasi.
Stock
ROM berisi fungsi dan tampilan yang masih standar pabrik dan belum banyak
mengalami perubahan dari pengembang. Biasanya jenis ROM ini ditemukan pada
perangkat Apple IOS dan Palm’s WebOS.
2. Custom ROM
Untuk
jenis ROM satu ini sangat cocok untuk menyimpan data-data penting perusahaan
karena sifatnya yang bisa di customisasi atau dimodifikasi sendiri. Custom ROM
memang sering digunakan oleh pengembang independen yang hobby dalam
mengotak-atik perangkat komputer.
Custom
ROM ini dikembangkan secara langsung dari Google beserta OS yang dimilikinya
yang juga banyak dijiumpai pada perangkat Android.
3. Manufacturer atau Carrier Stock ROM
Jenis
yang ketiga ini bisa juga disebut dengan Carrier Stock ROM dimana sudah
mendapatkan perubahan dari pabrik maupun operator jaringan.
Perubahan
pada ROM seperti ini bertujuan untuk memberikan penambahan custom pada
aplikasi. Sehingga jenis ROM ini jarang ditemukan pada perangkat PC, dan
sebaliknya lebih sering diaplikasikan pada perangkat Android.
PENJELASAN MEMORI
CACHE
Memori cache atau
Cache Memory adalah memori berukuran kecil yang bersifat sementara (tempotary).
Walaupun ukuran memorinya sangat kecil namun kecepatannya sangat tinggi. Dalam terminologi hardware,
istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani
aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki
kecepatan jauh lebih rendah.
Fungsi Memori Cache
Cache
berfungsi untuk mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan
data atau informasi yang telah di akses oleh suatu buffer, sehingga meringankan
kerja processor. Jadi Bisa disimpulkan fungsi cache memory yaitu:
- Mempercepat akses
data pada komputer
- Meringankan kerja
prosessor
- Menjembatani
perbedaan kecepatan antara CPU dan memory utama
- Mempercepat kinerja
memory
Tipe-Tipe Cache
Ada beberapa tipe cache yang biasa digunakan,
diantaranya:
1. Memory Cache
Memory cache sering pula disebut dengan
RAM cache. Ini adalah sebuah porsi memori yang dibuat dengan kecepatan
tinggi static RAM (SRAM). Tipe cache ini lebih efektif karena hampir
semua program dapat mengakses data atau perintah yang sama berulang kali. Itu
artinya, semakin banyak informasi yang disimpan di SRAM, maka komputer akan
semakin sering menggunakan cache ini ketimbang menggunakan DRAM yang
relatif lebih lambat.
Cache memori mempunyai tiga level. Anda tentu
pernah melihat label L1 Cache, L2 Cache atau
L3 Cache di kotak perangkat komputer Anda atau di paket informasi
spesifikasinya. L1 adalah sebutan untuk internal cache, ia menghuni bagian
di antara CPU dan DRAM. Cache ini memiliki kecepatan akses paling tinggi.
Ukuran memori berkembang mulai dari 8Kb, 64Kb dan 128Kb.
Sedangkan L2 adalah eksternal cache yang
mempunyai kapasitas lebih besar yaitu berkisar antara 256Kb sampai dengan 2Mb.
Namun soal kecepatan, L2 justru lebih lamban ketimbang L1. Terakhir,
L3 Cache yang biasanya terdapat dalam komputer model baru yang mempunyai
lebih dari satu unit prosesor, misalnya dual core atau quad core. L3 berfungsi
sebagai pengatur data yang diakses dari L2 cache dan masing-masing
inti prosesor.
2. Disk Cache
Tidak jauh berbeda dengan Memory Cache, Disk Cache juga berpatokan pada prinsip
yang sama. Tetapi alih-alih menggunakan data berkecepatan tinggi SRAM, disk cache justru menggunaan memori
konvensional atau disebut dengan dynamic RAM (DRAM) yang relatif lebih lambat.
Cara kerjanya, ketika Anda menjalankan sebuah aplikasi yang membutuhkan data
dari disk, pertama-tama aplikasi akan memeriksa ketersediaan datanya di memory
buffer. Disk Cache mampu
memberikan dampak kecepatan yang signifikan terhadap performa aplikasi, sebab
mekanisme ini jauh lebih cepat daripada mengambil data dari komponen harddisk.
Thanks for read my
post guys. Have a nice day everyone ❤ ❤ ❤!^^
Cr :
Jenis-jenis Ram
Fungsi rom
Jenis – jenis ROM
Fungsi Memori cache
Tipe-tipe memori
cache







